goweser bandung rayaKabar Bandung 

Goweser Bandung Raya Lakukan Aksi Bike to Society


Goweser Bandung Raya Lakukan Aksi Bike to Society

Bandung – Untuk ketiga kalinya para pecinta gowes (goweser) melakukan aksi bantu sesama yang diciptakan dan direalisasikan dalam aksi “Bike to Society” pada Senin(13/4/2020). Aksi yang kini dilakukan tidak hanya diikuti oleh para goweser dari Bandung Selatan, kini meluas merambah kepada para Goweser Bandung Raya. Beberapa komunitas ikut andil menjadi bagian dalam aksi ini baik menjadi donatur ataupun menjadi relawan.

Aksi kali ini merupakan aksi lanjutan dari dua aksi sebelumnya dimana para goweser mengulurkan bantuan bagi para masyakarat yang terkena dampak banjir di Bandung Selatan khususnya daerah Dayeuhkolot dan sekitarnya ditengah wabah pandemik Covid-19.

“Kami melakukan aksi ini karena ini merupakan bentuk peduli kami para goweser kepada masyarakat apalagi ditengah wabah Covid-19 yang semakin menyulitkan” – ujar Ismail, salah satu relawan yang ikut dalam aksi ketiga ini.

Adapun wilayah yang dijangkau oleh para relawan dari Goweser Bandung raya ini adalah Andir, Daerah Bolero dan Daerah Bojongasih yang notabene merupakan wilayah terparah yang terkena dampak banjir di Dayeuhkolot. Selain karena banjir yang hampir menenggelamkan seluruh rumah di daerah ini, wilayah ini juga ditutupi oleh lumpur yang cukup tinggi.

Baca Juga : Goweser Bandung Selatan Bagikan Bantuan Korban Banjir

Luran Dewi sebagai koordinator aksi menyampaikan bahwa banyak masyarakat yang mengeluh atas kejadian ini karena kurangnya aksi cepat tanggap dari pemerintah dan dinas terkait. Mereka menyayangkan atas hal itu, mengingat ditengah pandemik Covid-19 ini warga sudah tidak memikirkan lagi bagaimana Covid-19 ini terjadi. Para warga berharap pemerintah daerah memperhatikan warga ketika banjir terjadi. Karena saat itu mereka tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasanya.

Goweser Bandung Raya
Relawan Memberikan bantuan/Foto:Ismail(istimewa)

Kesulitan yang paling utama adalah dimana warga tidak bisa mendapatkan makanan khususnya makanan bayi dan balita.

Untuk aksi ketiga ini, donasi yang diberikan dalam bentuk nasi boks dan pakaian yang diberikan secara merata kepada warga terdampak.

“Kali ini kita bagikan nasi boks dan pakaian yang dikumpulkan dari hasil donasi. Tapi ada beberapa warga yang minta diberikan makanan bayi dan alat untuk membersihkan pasca banjir. Kita usahakan itu kalau memang masih ada dari sisa donasi”.

Luran Dewi mengatakan ketika disela-sela percakapan. Ia juga berharap pemerintah daerah dapat memperhatikan warganya, karena para goweser yang notebene independen dapat berjalan sendiri untuk memberikan bantuan yang jika dibandingkan dengan bantuan pemerintah jumlahnya tidak banyak.

Baca Juga : Komunitas Gowes Baraya Bandung Kirim Bantuan Korban BanjirFac

Related posts